Well, well Ka'.. i know exacly hows ur feelings. I've been there before. Hei, i left half of my heart there. And as far as my eyes can see, after this, things are not getting any easier. Not for me. Not for him also (i guess). But i do believe, selalu ada campur tangan Yang di-Atas, untuk semua hal yang terjadi dalam hidup gue. So, i've tried my best, rolling my life as good as when he's around. Even not that same, anyway.
But i learn things when he's not around. I learn how to control my ego. Selama ini (saat gue disana ya) apa-apa, dia. Gue kemana, dia anterin (secara gue emang buta banget ama jakarta, ancamannya: ntar gue nyasar! kalo ga dianterin). Tiap hari senin ama kamis (dan kadang-kadang sabtu & minggu) dia harus samperin gue di kost-an. Yah maen atau jalan atau apalah, meski cuma sekedar ngobrol. Trus minta traktir, kalo pas gue ke-abis-an duit hihihihihi.. Begitu sekarang? apa-apa kudu gue lakuin sendiri. Ngabisin waktu sendiri. Mandiri, too cliche memang. Tapi i'm getting mature and stronger, anyway. Gue belajar berdiri dengan kaki gue sendiri. Membiasakan diri, menikmati waktu-waktu berlalu, meski ga ngapa-ngapa-in (sehingga gue terpacu untuk mencari pacar baru huahahahaha -yg ini jgn ditiru lah hay! You know, how complicated my relationship is, rite?).
Nah, ketika minggu-minggu awal gue disini, dia disana. I feel really empty inside-outside. Menangis bombay-lah hay.. soalnya 'Rindu' kan *halaaahhh*... Tapi, gue pikir-pikir.. Capek juga ya kalo mesti nangis tiap kali. Harusnya gue produktif dong.. seperti menulis novel misalnya *mood-nya cocok kan, mellow yellow gimana gituuu* hehehe..
Btw, pacar lo kan masih diseputaran Kepulauan Riau, masih bisa ditempuh dengan speed boat yg harganya 'lumayan murah' jika dibandingin gue, ketika rindu-sudah-serindu-rindunya harus ketemu, dengan perjalanan yang dapat ditempuh dalam 1,5 jam dengan pesawat, yang harganya bisa mencekik leher dikala peak season, dan satu lagi.. lo masih bisa ketemu dia, tiap-tiap minggunya kan Ka'.. Bayangin gue deh, yang kudu nahan-nahan diri pengen ketemu..
Jadi, yang tabah ya nak.. He's leaving for a very good reason. For him.. For you, also. Katanya demi masa depan lu ber-dua kan Ka' ..atau.. gue setuju tuh ama Hani, nikah aja laaa hay..

No comments:
Post a Comment