beberapa hari lalu adek gue ngerubah tatanan kamarnya, and as usuall juga, gue suka intip-intip barang-barang yang dia sortir (kali-kali ada surat cinta yang bisa gue jadiin bahan gosipan ama nyokap... hehe). Tiba-tiba gue liat ada buku yang sampul depannya ada gambar ‘Lancang kuning’ kebanggaan orang melayu gitu. Eits, apa kah si’anak band’ kita ini udah pindah aliran jadi suka lagu melayu and mulai nyoba tari zapin?? :O. Ternyata tuh buku isinya pantun (ato pertuah ya??) orang melayu. Ada beberapa halaman yang menarik perhatian gue, Khususnya yang distabilo PINK (sebenernya banyak sih halaman yang distabilo, tapi Cuma yang warnanya pink aja yang bisa ngebuat gue rada serius ngebacanya…).
Kayak begini lah isinya..
Jika kamu memancing ikan, setelah ikan itu terlekat dimata kail, hendak lah kamu ambil ikan itu.
Jangan sesekali kamu LEPASKAN ia semula kedalam air begitu saja.
Karena ia akan SAKIT oleh karena bisanya ketajaman mata kailmu, dan mungkin ia akan MENDERITA selagi ia masih hidup.
Begitu lah juga….
Setelah kamu memberi banyak PENGHARAPAN kepada seseorang.
Setelah ia mulai MENYAYANGIMU hendaklah kamu MENJAGA hatinya.
Jangan sesekali kamu meninggalkannya begitu saja.
Karena ia akan TERLUKA oleh kenangan bersamamu dan mungkin TIDAK dapat MELUPAKAN segalanya selagi dia mengingatmu..
Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu menghadap pada takungannya, dan jangan lah menganggap ia begitu teguh, cukuplah sekadar keperluanmu.
Apabila sekali ia retak, tentu sukar untuk kamu menambalnya semula.
Akhirnya ia dibuang.
Sedangkan jika kamu coba memperbaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi.
Begitu juga jika kamu memiliki seseorang, TERIMALAH seadanya.
Jangan kamu terlalu mengaguminya dan jangan lah kamu menganggapnya begitu istimewa.
Anggap lah ia manusia biasa.
Apabila sesekali dia melakukan KESILAPAN bukan mudah bagi kamu untuk menerimanya.
Akhirnya kamu KECEWA dan meninggalkannya.
Sedangkan jika kamu MEMAAFKANNYA, boleh jadi hubungan kamu akan TERUS hingga ke akhirnya…
Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi, yang kamu pasti baik untuk dirimu.
Mengenyangkan, berkhasiat.
Mengapa kamu berlengah, coba mencari makanan yang lain.
Terlalu ingin mengejar kelezatan.
Kelak nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh memakannya. Kamu akan menyesal.
Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan, yang pasti membawa KEBAIKAN kepada dirimu. Menyayangimu, mengasihimu.
Mengapa kamu berlengah, coba MEMBANDINGKANNYA dengan yang lain.
Terlalu mengejar kesempurnaan. Kelak kamu akan KEHILANGANNYA apabila dia menjadi milik orang lain.
Kamu juga yang akan MENYESAL.
Lumayan juga, sembari baca gue juga merenungi dan berusaha untuk selalu men-syukuri untuk 'seseorang' yang telah diberikan tuhan untuk gue... :)
Have a nive weekend...
Saturday, November 25, 2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment