Gak ada yang lebih baik dengan berbicara jujur kepada keluarga.
Karena bagaimana pun, apa pun yang terjadi, kita pasti balik ke keluarga.
Malem itu gue nginep di Kalcit, karena pak Adi lagi dinas keluar
kota. Dari usg terakhir gue udah bertekad untuk cerita ke Farah mengenai si
adek.
Ada airmata dan pelukan saat itu. Alhamdulillah dia mengerti. 27
weeks jalan 28 weeks. Cukup sudah penasaran yang selama ini dia rasakan dengan
semua jawaban gue.
Malem minggunya bunda dan abang ke kalcit. Gue dan Farah udah
prepare semuanya. Jawaban dan alur kalimat yang harus disampaikan. Kali ini ada
drama. Yaaa.. apalagi kalo gak bunda yang nangis.. hehehe.. but, that’s normal.
Reaksi seorang ibu pasti begitu.
Alhamdulillah ya nak.. gak henti-hentinya ibu bersyukur atas
kemudahan yang Allah berikan untuk kamu dan kita. semoga semuanya lancar ya
nak.. doakan ibu..


No comments:
Post a Comment