Pages

Subscribe Twitter

Tuesday, April 17, 2012

Maaf..


Kamu tau? Obrolan kita minggu lalu itu bagi saya belom kelar. But at least, saya sudah berani menyampaikan isi hati saya, segala uneg-uneg, kekesalan, kekecewaan, harapan and ketakutan saya ke kamu.. saya lega.. walopun belom plong-plong. Tapi saya lega. Am glad, at least I think am glad. :)

Ya.. apa yang saya bilang itu benar. Apa yang saya bilang itu emang dari lubuk hati saya. Yang sudah saya simpan selama saya mengenal kamu setahun belakangan ini.

Ya… saya minta maaf karena tidak bisa menyanggupi semua permintaan yang telah kamu ajukan dari awal kita bertemu. Maaf karena selama kita menjalani hubungan ini saya tidak bisa seperti yang kamu harapkan. Maaf karena dari pertama kali ‘rapor’ saya selalu merah. Maaf karena saya tidak bisa berterus terang kepada kamu. Maaf. Karena selama ini saya tidak menjadi diri saya sendiri.

Ya.. itu betul. Selama ini saya berusaha menjaga perasaan kamu, dengan menuruti semua permintaan kamu. Selama ini saya berusaha untuk menjadi wanita yang seperti kamu inginkan. Tapi sekali lagi saya minta maaf. Sepertinya saya tidak bisa membohongi diri saya lagi. Saya tidak bisa. Maaf.. saya harap kamu mengerti.

No comments: