Pages

Subscribe Twitter

Saturday, June 23, 2012

Boleh pinjam tanganmu selamanya?

Haruskah saling tak acuh sementara rasa itu masih mengepakkan sayap keakuannya?

Inilah kesendirian paling getir. Bersatunya rasa tak berujung pada kebersamaan dan kepemilikan raga.

Aku butuh tanganmu untuk menyeka airmata ini. Boleh aku pinjam selamanya? Semoga, kau izinkan.

Sent from ma aipon

No comments: