Kali ini beneran
jalan ke puskesmas kelurahan Bangka. Secara udah nanya ama petugasnya apakah
lab buka hari Selasa, dan mereka meng-iyakan. Bismillah.. semoga lancar!
Nyampe lab jam 10
kurang, nunggu 3orang langsung dipanggil keruang bidan dulu, trus nunggu lagi
buat ambil darah dan urine.
Perkiraan jam 12an
baru kelar, ternyata jam 11an nama gueudah dipanggil. Gak kedengeran pula! Baru
ngambil hasil lab jam 11.30. Kalo tau gitu pan gue bisa pulang lebih cepet ya..
secara udah lapeer banget.
Mau makan, gak enak
diruangan AC. Mau makan diluar, gak enak karena rame. Ya syudah, tunggu aja
lah.
Nyampe unit, langsung
makan, trus jalan ke CS buat ngambil surat keterangan huni. Lanjut ke kelurahan
buat ngasih persyaratan yang diminta mereka.
Gak ribet juga lho
kalo mau bikin KTP dan KK. Kalo persyaratannya lengkap, semua bakalan mudah.
Nih ya, persyaratan untuk bikin KTP dan KK DKI Jakarta:
1. Surat pindah dari domisili asal
2. Surat keterangan domisili dari pengelola (suami istri) - untuk yang tinggal di apartment
3. Surat pengantar dari RT dan RW
4. Fotocopy buku nikah (salah satunya, full book)
(semua
berkas di fotocopy 1x)
Karena kelurahan
Kalibata belom ada RT RW-nya, mereka akan bantu untuk mengurus hal ini. Cukup
tunggu 2 minggu hari kerja, nanti bisa di hubungi apakah KTP sudah aktif apa
belom.
Soalnya pihak
kelurahan bilang, nunggu KTP yang udah jadi rada lama, karena blanko dari pusat
juga rada lama. Jadi, nanti kita dikasih surat keterangan kalo KTP yang asli
masih dalam proses cetak.
KK juga akan
diberikan ketika KTP yang asli udah dicetak. Jadi kemungkinan abis gue lahiran
lah ya.
Persyaratan untuk
bikin Akte Lahir :
1. Surat pengantar RT RW
2. Surat kelahiran dari RS / bidan
3. Foto copy KTP orangtua
4. Fotocopy KTP 2 orang saksi (KTP DKI)
5. Fotocopy buku nikah/Akta nikah (lengkap 1 buku)
6. Kartu Keluarga (KK) Asli
(semua
berkas di fotocopy 1x)
Pertama yang rada
ribet sih ngurus surat pindah domisili itu. Karena di Batam Cuma ada Cha-cha.
Tau sendiri gimana susahnya minta tolong dia. Beeeuuhh..
But, Alhamdulillah,
Allah maha pendengar doa ya. Disetiap kesulitan, pasti ada kemudahan. Tetiba
aja si Joni nelp gue, minta dikirimin KTP asli. Ternyata dia yang ngurus.
Alhamdulillaaaahhh..
Ngirimin dia duit
jalan, tanggal 28 Oct lalu, documentnya udah gue terima. Jadi gue bisa
ngurus-ngurus buat keperluan si adek..
Alhamdulillah ya
dek.. Allah masih memberikan kemudahan untuk kita..
Btw, hasil lab gue
semuanya normal, kecuali leukosit yang lebih tinggi dari nilai normal. Mestinya
untuk wanita dewasa range 4500 – 11.000, gue mencapai 12,900.. *tutup-muka* Ya
Allah..
Nyampe unit, langsung
gugel.. dan ini katanya :
Penyebab Leukosit
Tinggi
Banyak yang tahu bahwa leukosit tinggi biasanya disebabkan oleh infeksi,
namun nayatanya ada banyak penyebab lain kenapa leukosit bisa tinggi,
sebagai berikut:
Infeksi. Hitung jumlah leukosit (leukositosis) sering meningkat akibat
dari infeksi. Baik infeksi umum yang terjadi pada tubuh yang biasanya
ditandai dengan demam, atau infeksi dan peradangan yang terjadi pada
sumsum tulang yang memproduksi leukosit. Infeksi bakteri dan virus
tertentu dapat memicu terjadinya leukositosis.
Alergi. Leukositosis juga terkait dengan reaksi kekebalan tubuh yang
berupa hipersensitifitas atau alergi, misalnya pada seseorang yang
memiliki asma dan serangan alergi lainnya.
Penyakit Sum-sum Tulang. Beberapa kasus leukositosis yang paling
serius dan mengancam kehidupan yaitu yang berhubungan dengan penyakit
sumsum tulang.
Kanker. Ketika ditemukan leukosit tinggi lebih dari 30.000 per mm
kubik, hal bisa disebabkan oleh adanya keganasan atau kanker pada sumsum
tulang yang mendasari, termasuk leukemia atau kanker darah.
Penyebab Lainnya. Penyebab leukosit tinggi lainnya termasuk stres
fisik dan psikis, asupan obat-obatan tertentu seperti lithium dan beta
agonis, operasi pengangkatan limpa, anemia hemolitik.
Sumber: 7 Penyebab Leukosit Tinggi (Leukositosis) - Mediskus
Sumber: 7 Penyebab Leukosit Tinggi (Leukositosis) - Mediskus
Penyebab Leukosit
Tinggi
Banyak yang tahu bahwa leukosit tinggi biasanya disebabkan oleh infeksi,
namun nayatanya ada banyak penyebab lain kenapa leukosit bisa tinggi,
sebagai berikut:
Infeksi. Hitung jumlah leukosit (leukositosis) sering meningkat akibat
dari infeksi. Baik infeksi umum yang terjadi pada tubuh yang biasanya
ditandai dengan demam, atau infeksi dan peradangan yang terjadi pada
sumsum tulang yang memproduksi leukosit. Infeksi bakteri dan virus
tertentu dapat memicu terjadinya leukositosis.
Alergi. Leukositosis juga terkait dengan reaksi kekebalan tubuh yang
berupa hipersensitifitas atau alergi, misalnya pada seseorang yang
memiliki asma dan serangan alergi lainnya.
Penyakit Sum-sum Tulang. Beberapa kasus leukositosis yang paling
serius dan mengancam kehidupan yaitu yang berhubungan dengan penyakit
sumsum tulang.
Kanker. Ketika ditemukan leukosit tinggi lebih dari 30.000 per mm
kubik, hal bisa disebabkan oleh adanya keganasan atau kanker pada sumsum
tulang yang mendasari, termasuk leukemia atau kanker darah.
Penyebab Lainnya. Penyebab leukosit tinggi lainnya termasuk stres
fisik dan psikis, asupan obat-obatan tertentu seperti lithium dan beta
agonis, operasi pengangkatan limpa, anemia hemolitik.
Sumber: 7 Penyebab Leukosit Tinggi (Leukositosis) - Mediskus
Sumber: 7 Penyebab Leukosit Tinggi (Leukositosis) - Mediskus
Penyebab leukosit tinggi pada urin
peningkatan kadar leukosit dalam urin bisa di sebabkan karena adanya infeksi pada ginjal ,dalam hal ini infeksi tersebut umunya terjadi pada saluran kemih yang kemudian menyebar ,Penyakit infeksi pada ginjal ini sering terjadi terhadap orang yang memiliki imun yang rendah kemudian yang selanjutnya adalah karena infeksi kandung kemih atau sisitis dan hal ini juga merupakan salah satu penyebab dari tinggi nya leukosit pada urin.
peningkatan kadar leukosit dalam urin bisa di sebabkan karena adanya infeksi pada ginjal ,dalam hal ini infeksi tersebut umunya terjadi pada saluran kemih yang kemudian menyebar ,Penyakit infeksi pada ginjal ini sering terjadi terhadap orang yang memiliki imun yang rendah kemudian yang selanjutnya adalah karena infeksi kandung kemih atau sisitis dan hal ini juga merupakan salah satu penyebab dari tinggi nya leukosit pada urin.
Kehamilan,pada saat kehamilan protein dan leukosit dalam urini akan
sangat umum di temukan ,jika hal ini terus terjadi maka sangat di
anjurkan untuk berkonsultasi ke dokter.
Menahan kecing ,dengan menahan kencing kandung kemih seseorang akan
melemah hal ini akrena kandung kemih tidak akan kompeten dalam
mengosongkan diri sepenuhnya sehingga urin sisa yang tak terbuang akan
menyebabkan infeksi bakteri.
Terjadi sumbatan di sistem saluran kemih yang bisa menyebabkan hematuria.
Hubungan seksual,hunbungan seksual dapat menimbulkan bakteri ke uretra yang pada akhirnya menimbulkan infeksi.
Mungkin ada infeksi dalam saluran kemih gw. Tapi kata dokter harus
ngurangin makan yang manis dan asin. Karena ternyata Farah juga begitu. Secara
dia bilang, kaki gue yang bengkak aja melebihi waktu dia hamil dulu. Bengkaknya
mbak Yayuk juga gak sebesar gue. Padahal berat badan mbak yayuk udah mencapai
55kg. (eh, bb tuh ada hubungannya ama lekosit gak sih?) hahaha.. sotoy amat ya
saya..
Waktu gue cerita ama
dia, kalo gue gak suka makanan manis, dia bilang bukan karena itu aja. Karena
kita makan beras putih yang nota bene udah tinggi kadar gulanya. Eh,
karbohidratnya. Mana belakangan ini napsu makan gue emang lagi bagus-bagusnya.
Secara disuruh naikin berat badan mulu ama ayah, bunda dan abang.
Trus kata Farah, roti
juga harus diganti dengan roti gandum. Kalo diinget-inget, emang gue suka
ngemil roti sobek yang 3 rasa itu lho.. rasa sarikaya, coklat ama keju. Kan
enak ya kalo laper malem-malem ngemil itu. *tutup-muka*
So, mulai hari ini
gue harus diet gula dan asin. Farah juga langsung campur berasnya dengan beras
merah. Masih perbandingan 2:1 sih. Alasannya juga, mereka jarang olahraga. Jadi
gak balance antara makan dan gerak tubuh. Gerak rahang aka olahraga rahang mah iya.
Hahaha..
Semoga bisa turun
kadar leukosit ibu ya nak.. jadi kita berdua sehat. Aamiin..
Selain itu gak ada
yang mengkhawatirkan. Protein dalam urine gue normal. Jadi gak ada gejala preeklamsia. Tapi info mengenai kadar leukosit pada ibu hamil bisa dibaca disini. Dan gw juga gugel cara membaca hasil lab. Bisa di klik kalo penasaran.
Nanti gue cerita
sedikit deh tentang preeklamsia itu. Sekarang mo makan dulu. Farah bikin ikan
asin balado. Ya Allah, berat banget cobaan gue hari ini ya. Makannya iya, pake
beras merah. Tapi lauknya ikan asin balado. Begimana mo diet iniihh… *sigh*
*tapi-tetep-bersyukur* Alhamdulillah masih bisa makan enak..
Rabu malam gue
dianterin Farah ke pesanggrahan lagi. Diajak jalan dulu beli material di BSD,
trus makan sushi di Aeon (akhirnya kesampean), baru ke pesanggrahan.
Abati udah nyampe
duluan dirumah. Mbak Fio udah mulai demam lagi. Sempet diomelin ibunya karena
makan siangnya gak abis.
Jenong seperti biasa
cengengesan dan ngomong gak berhenti. Hihihi..

No comments:
Post a Comment